Langsung ke konten utama

Menjadi Es Diantara Api






“Menjadi Es Diantara Api”

Ini hampir satu tahun ngak nulis apapun di blog ini. Sebenernya masih tetep nulis tapi ngak di blog ini, kebetulan aku lagi ngerjain Cerita Fanfiction di Wattpad. Terlanjur asik disana sampai lupa punya Blog disini. Hehehehe

Disini aku mau cerita sedikit tetang beberapa masalah yang terjadi dikehidupan sehari-hariku. Hmmm… Kebetulan aku ikut salah satu organisasi untuk Pemuda pemudi, dan kebetulan jadi berdaharanya jadi masuk jajaran penggurus inti. Organisasi itu tentu melibatkan banyak orang, bukan hanya satu atau dua orang. Segala ide dan juga tindakan dilakukan untuk kepentingan organisasi dan juga tujuan dasar organisasi itu dibentuk. 

Perbedaan pendapat dalam organisasi itu adalah hal yang biasa. Semua ingin memberikan ide terbaik untuk organisasi, tapi terkadang ada yang justru memberikan ide yang justru memberikan dampak buruk bagi organisasi atau bisa dibilang memberikan contoh yang buruk bagi generasi selanjutnya.
Sahabatku, dia pintar, penuh dengan ide, aktif, selalu memikirkan hal yang terbaik untuk masa depan organisasi, jiwa pemimpin yang baik tapi terkadang dia tidak bisa mengontrol emosi. 

Teman yang satu lagi memiliki jiwa bebas, keras, teguh pendirian, cepat emosi dan perhatian, tapi dia kurang memahami tugas dan tanggung jawab yang dia miliki. Terkadang dia bertindak tanpa memikirkan apa yang harus didahulukan untuk organisasi dan tidak bisa memprioritaskan mana yang lebih penting. 

Teman yang satunya lagi memiliki jiwa bebas juga, bicara terlalu terus terang dan terkadang terlalu tajam, rapi, teliti, memiliki banyak ide, tapi terkadang apapun ide yang dia miliki harus digunakan bahkan meski itu kurang baik untuk organisasi. 

Disinilah aku, berada diantara ketiga orang yang sangat mudah terpancing emosi jika ide mereka berbenturan. Terkadang aku juga bisa terpancing tapi jika aku ikut, masalah tidak akan selesai. Kegiatan organisasi akan terganggu. Kemarin setelah masalah yang terjadi, mereka masih tak saling bicara dan mereka bicara dengan aku menjadi perantaranya. Aku mendengarkan setiap keluhan tapi aku tak berani memberikan komentar yang dapat memperbesar api. Karena itulah menjadi es diantara api sangatlah penting bagiku, karena ketika api bertemu dengan api semuanya hanya akan semakin memburuk dan semuanya tak akan terselesaikan.



Langit Pagi Dipantai, This is so beatiful for me



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Do You Believe In Love???

Do You Believe In Love??? Aku Percaya.... Aku Sangat Percaya Pada Cinta... Tapi terlalu percaya hanya akan menyakiti...  Orang-Orang mengatakan jika cinta memiliki 2 sisi yang dapat mengubah hidupmu...  Memberikan Kebahagiaan atau Menyakitimu hingga titik terdalam... Aku pernah terlalu percaya pada cinta hingga terjatuh dua kali ke dalam lubang yang sama... Mencintai terlalu dalam pada satu orang tapi dia tidak pernah memperjuangkannya meskipun dia juga memiliki rasa yang sama... Salah kah jika sekarang aku menjadi tidak percaya pada cinta? atau bahkan tidak percaya kepada siapapun... Karena aku kecewa berkali-kali ketika sudah terlalu percaya... Bahkan dia mengingkari beberapa janjinya hingga kini... Hingga pada satu titik... aku berpikir untuk sendiri saja.. bahwa sendiri pun aku baik-baik saja dan bahkan aku tidak harus kecewa ataupun tersakiti.. Terkadang sendiri itu lebih baik kan? tidak salahkan melindungi hati kita? Tapi semua orang meng...

Karater 1

Sang Pemimpi Yang Kekanakan Disini aku ingin membagikan ceritaku tentang orang-orang yang selalu menemani hari-hariku. Mereka yang selalu memberikan kebahagiaan maupun mereka yang memberikan pembelajaran dalam hidup ini.  Aku punya 3 orang sahabat yang menemani hari-hariku sejak duduk dibangku kelas 2 SMA diusia kami yang masih 16 tahun hingga kini menginjak 24 tahun di tahun 2019.  Sang Pemimpi yang Kekanakan, dia yang pali tua. Kulitnya putih dan dia cantik dengan caranya sendiri. Dia terlihat pemalu dan tidak banyak bicara, tapi sebenarnya dia itu cerewet, kekanakan, tapi juga ambisius. Dia seseorang yang lebih senang menceritakan hal-hal lucu ataupun menceritakan dunia khayalannya yang terlampau.. hmmm… bisa dibilang terlalu jauh untuk digapai, hahaha. Dia jarang menceritakan bagaimana perasaannya atau kehidupan pribadinya jika tidak dipancing.  Hal yang paling menyenangkan ketika bicara dengannya adalah tentang sastra, kami sama-sama menyukai ...